Tanda-Tanda Menjelang Menopause Yang Harus Diketahui
Kesehatan

Tanda-Tanda Menjelang Menopause Yang Harus Diketahui

Semua wanita pasti akan mengalami masa menopause atau berakhirnya siklus menstruasi. Tanda awal biasanya wanita tidak akan mengalami haid selama 12 bulan. Terjadinya pendarahan sebelum monopouse terkadang terjadi saat fase transisi atau premonopouse dan dipengaruhi oleh faktor hormonal. Fase premonopouse akan terjadi berbeda-beda antara satu dengan wanita lainnya, hormon estrogen dan progesteron di fase ini tak terhindarkan.

Dampak dari transisi menuju monopouse atau Premonopouse dapat berpengaruh pada banyak hal, mulai dari ovulasi siklus menstruasi. Berikut ini adalah beberapa hal yang terjadi saat premenopause,

  1. Flek diantara siklus haid

Meskipun tidak sedang haid, wanita sangat mungkin merasakan pendarahan menjelang monopouse karena adanya perubahan hormonal dan penebalan dinding rahim. Hal ini terjadi sebelum ataupun setelah haid.

  1. Menstruasi tidak teratur

Mendekati masa menopause, wanita akan mengalami perubahan siklus menstruasi yang ditandai dengan haid tidak teratur atau berubah-ubah. Biasanya menstruasi lancar dan teratur, bisa datang lebih cepat atau lebih lama dengan durasi yang lebih singkat, juga akan lebih banyak atau lebih sedikit atau hanya berupa bercak darah atau flek.

  1. Masalah pada saluran kemih

Menjelang monopouse, wanita akan mengalami Inkontinensia urine atau tidak dapat menahan buang air kecil, buang air kecil lebih sering atau nyeri saat buang air kecil. Keluhan tersebut terjadi dikarenakan jaringan di vagina dan saluran kemih yang menipis dan keelastisitasannya mulai hilang. Terjadinya penurunan kadar estrogen menjelang masa monopouse akan membuat wanita lebih rentan terhadap infeksi termasuk infeksi saluran kemih.

  1. Sensasi rasa panas

Tanda-tanda berikutnya yang paling umum terjadi adalah timbulnya rasa panas mulai dari wajah dan leher hingga ke tubuh, biasanya keluhan ini muncul lebih awal saat siklus haid masih berlangsung. Rasa panas ini biasanya terjadi tiba-tiba, tidak diketahui penyebabnya. Selain itu ada gejala lain yang mungkin dirasakan seperti tubuh berkeringat, kemerahan dan dada yang berdebar.

  1. Insomnia atau kesulitan tidur

Menjelang monopouse,  wanita terkadang akan lebih susah tidur atau mengalami insomnia karena terus menurunnya kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh. Yang mengalami keluhan ini akan lebih mudah terbangun dan sulit untuk tidur kembali, sehingga tubuh masih terasa lelah dan tidak berenergi meskipun baru bangun tidur.

  1. Vagina kering

Vagina kering terjadi karena turunnya produksi hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh wanita menjelang monopouse, yang menyebabkan vagina menjadi kering. Jika vagina terasa kering maka akan timbul rasa tidak nyaman gatal atau perih di sekitar daerah vagina termasuk merasakan nyeri saat berhubungan intim.

  1. Gairah seks menurun

Menurunnya hormon estrogen pada masa menopause membuat klitoris menjadi kurang peka terhadap rangsangan seksual, serta vagina yang kering dan kurang elastis, yang mengakibatkan gairah seks menurun dan wanita akan sulit orgasme.

  1. Masalah psikologi

Perubahan hormon menjelang menopause juga berdampak pada perubahan emosi dan kondisi psikologisnya. Tersinggung dan merasa sedih, cepat lelah dan tidak bersemangat, serta lebih mudah panik dan mengalami mood swing.

Beberapa tanda-tanda yang juga mungkin akan dialami oleh wanita antara lain

– nyeri otot

– berubahnya bentuk payudara

– tulang lebih rapuh

– kulit kering dan kusam

– meningkatnya bobot tubuh

– kadar kolesterol naik

Jika tanda-tanda monopouse yang anda alami sangat mengganggu atau Anda ragu Apakah keluhan yang anda alami termasuk tanda menjelang menopause atau hanya gangguan kesehatan, maka segeralah konsultasikan ke dokter. Untuk informasi lengkap silahkan kunjungi clubwanita.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *